You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
anak anak perkenalan pasar
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

Siswa SD Dikenalkan Proses Transaksi di Pasar Tradisional

Untuk memberikan edukasi sejak dini terkait proses transaksi di pasar tradisional, sebanyak 50 siswa SDN Pegangsaan 01 dan 02, Cikini mengadakan kunjungan ke Pasar Gondangdia di Jalan Srikaya 1, Kelurahan Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (6/6).

Berbeda dengan pasar modern, di pasar tradisional kan ada proses tawar menawar

"Berbeda dengan pasar modern, di pasar tradisional kan ada proses tawar menawar. Sebenarnya di sekolah sudah ada kurikulumnya, tapi kita harapkan mereka bisa melihat dan melakukan transaksi sendiri. Masing-masing siswi kita berikan uang Rp 45 ribu untuk berbelanja," kata Ivo Edwin Aryanto, Direktur Usaha dan Pengembangan PD Pasar Jaya.

10 Pasar Tradisional Tawarkan Diskon 30 Persen

Dalam kesempatan tersebut, menurut Ivo, pihaknya juga mengenalkan kepada puluhan siswa bahwa saat ini kondisi pasar tradisional sudah lebih bersih dan nyaman. 

Rafli (10), salah satu siswa SDN Pegangsaan 01 mengaku cukup senang dengan adanya kegiatan seperti ini. Dia bisa langsung menawar dan membeli barang yang diinginkan secara mandiri.

"Saya beli peralatan sekolah, harga bukunya memang tidak jauh berbeda, tapi kita bisa tawar menawar dulu sebelum membeli," tutur Rafli.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pelajar SD di Kepulauan Seribu Ikuti Lomba Regu Prestasi Penggalang

    access_time28-08-2026 remove_red_eye1895 personAnita Karyati
  2. Peresmian LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai Dijadwal Ulang

    access_time26-08-2026 remove_red_eye852 personDessy Suciati
  3. Komisi B Ingin Transportasi Kepulauan Seribu Lebih Nyaman dan Terjangkau

    access_time30-08-2026 remove_red_eye775 personFakhrizal Fakhri
  4. Tawarkan 37 Proyek Strategis, Pramono Ajak Investor Bangun Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye771 personDessy Suciati
  5. JIF Summit 2026 Perkuat Kolaborasi dan Peluang Investasi Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye739 personAldi Geri Lumban Tobing